 |
| Agen Sbo, Agen Sbo Terpercaya, BandarSport |
BandarSport -
Agen Sbo
John Terry menjadi pahlawan utama di balik drama sengit duel antara
Chelsea dengan Everton pada pekan ke-22 Liga Primer Inggris, Sabtu
malam. John Terry yang sempat memberikan gol bunuh diri kepada Everton
akhirnya menjadi pahlawan bagi Chelsea lewat gol indahnya pada masa
injury time. Chelsea dan Everton harus puas berbagi angka dengan skor
3-3. Laga maut antara kedua klub di Stamford Bridge ini awalnya berjalan
seimbang. The Blues yang menjadi tuan rumah tidak dapat mendominasi
permainan. Trio Willian, Cesc Fabregas, dan Pedro Rodriguez sejauh ini
tidak mampu memberikan umpan - umpan indah kepada Diego Costa yang
merupakan ujung tombak tunggal.
Peluang terbaik satu - satunya yang dimiliki Chelsea pada babak
pertama hanya tercipa pada menit ke-17. Lewat serangan balik yang cepat,
Willian melesatkan tembakan yang sangat keras. Sayangnya masih dapat
ditepis oleh Tim Howard dan hanya memberikan tendangan pojok bagi
Chelsea. Sementara, kubu Everton sering merepotkan setiap mereka
mendapatkan bola. Trio Everton Kevin Mirallas, Aaron Lennon, dan Romelu
Lukaku yang berada di lini depan terus membuat barisan pertahanan
Chelsea bekerja ekstra.
Namun, karena permainan yang apik diberikan oleh Kurt Zouma bersama
John Terry di jantung pertahanan Chelsea, cukup membuat sulit para
punggawa Everton melepaskan sebuah tembakan ke gawang Thibaut Courtois.
Tembakan satu - satunya yang berhasil mengarah ke gawang The Blues,
didapatkan Everton pada menit ke-40. Namun, tembakan keras Kevin
Mirallas dari luar kotak pinalti masih dapat digagalkan oleh Thibaut
Courtois. Skor bertahan imbang 0-0 sampai babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, tanpa basa - basi
Agen Sbo Terpercaya
Everton langsung mendobrak dan sukses memecahkan kebuntuan pada menit
ke-50. Melalui sebuah serangan cepat Leighton Baines pada sisi kanan
pertahanan Chelsea dan memberikan umpan tajam ke arah Romelu Lukaku di
muka gawang. Sayangnya, upaya John Terry menutup pergerakan Romelu
Lukaku malah membuat bola menyentuh kakinya hingga membuahkan gol bunuh
diri. Permainan Chelsea sepertinya terganggu dengan gol bunuh diri
tersebut. Buktinya, bukan memberikan respon positif, malah mereka justru
semakin tertekan.
Everton sukses menggandakan keunggulan di menit ke-56 dengan
permainan yang sama, kali ini Leighton Baines memberikan umpan tajam ke
Kevin Mirallas depan titik pinalti. Dengan performa yang apik, Kevin
Mirallas sukses mengecoh John Obi Mikel dan melesatkan tembakan keras
yang tidak mampu dibendung oleh Thibaut Courtois. Ketinggalan 0-2, The
Blues pantang menyerah. Performa tim asuhan Guus Hiddink ini mulai
meningkat, hingga akhirnya berhasil memperkecil kekalahan melalui
tembakan Diego Costa di menit ke-64.
2 menit berselang, gol yang dibuat Diego Costa membuat semangat juang
para punggawa The Blues terbakar hingga akhirnya berhasil menyamakan
kedudukan. Skor imbang 2-2 membuat pertandingan menjadi semakin panas.
Kedua tim tampil terbuka demi membuahkan sebuah gol kemenangan. Beberapa
peluang emas pun diciptakan pada laga ini. Keadaan dramatis pun tersaji
pada masa injury time dimana pemain pengganti Jose Funes Mori sempat
membuat fans Everton bersorak sorai lewat golnya di menit ke-90.
Namun, mereka pikir akan pulang dengan 3 poin, tetapi John Terry
tampil apik sebagai pahlawan The Blues. Dimenit ke-8 injury time, John
Terry sukses membayar gol bunuh dirinya dengan melanjutkan bola umpan
dari Oscar ke muka gawang Everton. Skor imbang menjadi 3-3 hingga laga
usai. Dengan ini, Everton berhasil naik satu peringkat ke posisi 11
klasemen Liga Primer Inggris dengan mengemas 29 poin. Sementara Chelsea
tidak beranjak dari posisi 14 dengan mengemas 25 poin.